polaslot138
polaslot138
polaslot138
besti69
Area Pribadi dan Sewa saja

Area Pribadi dan Sewa saja

1 minute, 31 seconds Read


Denpasar

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali membantah adanya permukiman warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata. Kakanwil Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu saat ini merupakan tempat privat.

“Dalam pandangan Kemenkumham, tidak ada desa asing di Bali, hanya ada kawasan tertentu yang masuk kategori kawasan privat, misalnya vila yang didominasi oleh komunitas asing tertentu,” kata Anggiat. seperti dikutip dari detikBaliSelasa (28/3/2023).

Anggiat mengatakan pemilik vila tersebut merupakan warga asli Indonesia dan tempat tinggalnya didominasi oleh beberapa orang asing. Jadi, terkesan sebagai desa asing.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Anggiat menegaskan hingga saat ini belum ada aturan yang memperbolehkan orang asing memiliki properti kecuali badan usaha. Anggiat juga mengatakan, seluruh staf Imigrasi se-Bali secara rutin melakukan operasi pengawasan terhadap WNA di lokasi-lokasi tertentu hingga area privat. Contohnya di kawasan vila di Kecamatan Ubud, Gianyar.

“Kawasan vila ini memang didominasi oleh warga negara Rusia yang menyewa kamar di sana, dan kami (petugas imigrasi) juga mengecek apakah dokumen izin tinggal masih ada dan masih berlaku,” kata Anggiat.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengungkapkan ada desa eksklusif yang seolah dikuasai kelompok asing di Ubud, Gianyar. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Cok Ace itu dalam The Weekly Brief bersama Sandi Uno pada 20 Maret 2023.

“Di Ubud banyak warga negara tertentu. Bahkan ada yang menyebutnya desa pedesaan karena mereka eksklusif, tertutup, bersama mereka di sana, dan tidak tahu apa yang terjadi di dalam tembok lingkungan yang mereka bangun,” ujarnya. dikatakan.

Wakil Gubernur Oka mengatakan masalah ini akan menjadi prioritas. Mereka akan disiplin.

“Penertiban WNA di Ubud, Sanur juga menjadi prioritas kami. Penertiban ini menyangkut masalah pembinaan, penindakan hukum jika ada tindak pidana, bahkan deportasi,” ujarnya.

Artikel ini juga muncul di detikBali. Untuk lebih lanjut, klik di sini.

Simak Video “Kemenparekraf Sambut Ratusan Turis China di Bali”
[Gambas:Video 20detik]
(perempuan/perempuan)

Similar Posts