polaslot138
polaslot138
polaslot138
besti69
Kafe Sunyi di Bekasi, Belajar Bahasa Isyarat!

Kafe Sunyi di Bekasi, Belajar Bahasa Isyarat!

2 minutes, 21 seconds Read


Bekasi

Nongkrong dalam suasana santai di Sunyi Coffee Bekasi. Berbeda dengan kedai kopi pada umumnya, tempat ini menjadi rumah bagi teman-teman bisu yang kreatif dan meracik makanan.

Kafe ini memiliki keunikan yang jarang ditemukan, karena semua karyawannya tuli, mulai dari barista hingga pelayan. Namun, traveler tidak perlu khawatir, karena ada rambu dan petunjuk saat berbicara dengan pramusaji.

Nantinya, pengunjung akan dipandu untuk memahami berbagai ciri khas para pemandu yang ada saat ini. Namun, jika traveler kurang percaya diri dalam latihan isyarat tangan, ia juga bisa menggunakan gestur lain seperti menunjuk daftar menu atau tulisan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Kamu bisa belajar dasar-dasarnya, seperti huruf, hari, lalu bulan, kamu juga bisa dilatih barista. Dengan teman-teman seperti kami, kamu bisa belajar hal-hal baru, kamu bisa belajar bahasa isyarat, kamu bisa berkomunikasi dengan teman-teman tuli,” ujar Store Manager Sunyi Coffee Bekasi, Nadhifa Saraswati, di detikTravel Sabtu (18/3/2023).

“Karena teman-teman tunarungu juga sangat senang ketika mendengar teman-teman mau belajar bahasa isyarat, jadi komunikasi lebih mudah,” ungkapnya.

Kafe ini tidak terlalu besar, namun nyaman untuk nongkrong atau bekerja dari kedai kopi, karena suasananya yang tenang dan tidak terlalu berisik.

“Kalau hari kerja biasanya ada sekolah, karena suasananya sepi, jadi enak kerja seperti itu,” ujarnya.

Ada area indoor dan outdoor yang bisa dipilih traveler. Untuk interiornya ada dua lantai, lantai paling atas ada papan pesan dari pengunjung.

Kopi Sunyi Bekasi Foto: Weka Kanaka/detikcom

Traveler bisa mengirimkan pesan dan kesan baik kepada tim Sunyi Coffee dan tamu lain yang datang ke sini. Beberapa juga memposting preferensi pribadi mereka di papan pesan ini.

Konsep yang diangkat dari tempat ini adalah menghadirkan café dengan memberdayakan teman-teman difabel, khususnya para bisu.

“Makanya kami ingin mengajak teman-teman difabel, khususnya teman-teman tuna rungu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi mereka. Karena mungkin agak sulit bekerja dengan teman-teman difabel. Jadi, konsep kami adalah memberdayakan mereka,” ungkapnya.

Kopi Sunyi Bekasi Foto: Weka Kanaka/detikcom

Menu makanannya beragam, mulai dari minuman, makanan ringan hingga makanan berat. Kami mencoba minuman Banoffee Galaxy, yaitu es kopi susu yang dicampur dengan sirup pisang. Rasanya sangat pas, baik dari susu yang creamy, kopi yang kental, dan sirup pisang yang manis dan aromatik.

“Menu yang paling laris adalah Kopi Susu Senyap, yaitu kopi gula aren. Dari jajanannya ada biterbalen dan banofee, untuk makanan berat ada ayam wijen,” ujarnya.

Saat ini Coffee Sunyi memiliki empat cabang yaitu di Alam Sutera, Jakarta, Yogyakarta, dan yang kami datangi adalah Galaxy Bekasi. Tempatnya juga mudah ditemukan, karena akurat tersedia di peta Google.

Coffee Sunyi merekrut karyawan dari komunitas tuna rungu dan disabilitas di setiap kota yang mereka operasikan. Tempat ini buka setiap hari, Senin hingga Kamis pukul 11.00 WIB – 21.00 WIB, sedangkan Jumat hingga Minggu pukul 09.00 WIB – 22.00 WIB.

Selain bisa nongkrong, traveler bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang jarang ditemukan di tempat lain.

Tonton Video “Mario Gultom, Membuat Warung Kopi untuk Difabel”
[Gambas:Video 20detik]
(minggu/perempuan)

Similar Posts