polaslot138
polaslot138
polaslot138
besti69
Dampak Kelaparan Ayah, Saat Anak Kehilangan Sosoknya

Dampak Kelaparan Ayah, Saat Anak Kehilangan Sosoknya

2 minutes, 12 seconds Read

Jakarta

Istilah bapak lapar ramai di dunia maya. Namun, sebagian orang masih asing dengan istilah tersebut. Jadi, apa itu kelaparan ayah?

Kelaparan ayah mengacu pada tekanan emosional yang dialami orang sepanjang hidup mereka karena mereka tidak merasakan kehadiran seorang ayah, baik secara fisik maupun psikologis. Istilah ini juga identik dengan ayah, ayah, atau ayah.

“Mungkin sosoknya ada, tapi apakah dia hadir secara emosional? Mungkin tidak. Artinya, hadir dalam lapar ayah itu kerinduan, saya ingin punya sosok ayah yang bisa dekat dengannya secara emosional, itu saja,” kata psikolog klinis. Ohana Angkasa Annisa Mega Radyani, MPsi, Psikolog yang dapat dihubungi detikcomSenin (10/4/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Efek Ayah Lapar

Kelaparan ayah dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti kematian ayah, perceraian, budaya patriarki, pada ayah yang kecanduan alkohol. Efek yang dirasakan oleh setiap anak yang mengalaminya juga berbeda-beda.

Dampak kehilangan sosok ayah cukup kompleks dan serius. Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah efek ayah kelaparan:

1. Menurunnya konsep diri secara fisik dan emosional

Masalah konsep diri juga disebabkan oleh anak yang tidak memiliki ayah sebagai panutan dalam kehidupan. Dengan demikian, anak-anak yang mengalami kelaparan ayah seringkali berusaha untuk menggantikan sosok ‘ayah’ sebagai panutan dalam kehidupannya.

“Kemudian anak ini juga bingung, kira-kira role model laki-lakinya seperti apa? Jadi sebenarnya secara psikologis mungkin dia akan mencari orang lain untuk menjadi sosok ‘ayah’-nya,” tutur Annisa.

Laman Psychology Today juga menjelaskan bahwa anak-anak yang kehilangan sosok ayah dilaporkan memiliki masalah konsep diri fisik dan emosional. Hal ini membuat mereka sulit untuk mengendalikan emosi mereka dan mengisinya dengan kebencian yang berkepanjangan.

2. Masalah perilaku

Anak-anak yang kelaparan ayah cenderung mengembangkan masalah perilaku seperti kenakalan. Ini adalah upaya untuk menutupi ketakutan, kebencian, kecemasan, dan kesedihan yang mendasarinya.

Sementara itu, Annisa juga menuturkan, anak-anak yang mengalami kelaparan ayah seringkali merasa lebih ‘bebas’. Ini karena ayah mereka tidak memenuhi tanggung jawabnya sebagai pemegang kekuasaan dalam keluarga.

“Biasanya itu aturan yang bapak saya tangani. Karena tidak ada aturan, mungkin saya lebih keras kepala, saya bisa macam-macam, apalagi kalau bapak saya yang memberi contoh,” kata Annisa.

Tidak hanya itu, anak-anak dengan ayah yang lapar juga berpotensi kecanduan rokok, narkoba, dan alkohol di masa depan.

3. Masalah keberhasilan akademik

Anak-anak yang mengalami kelaparan ayah umumnya memiliki masalah akademik seperti nilai yang buruk atau sering absen. Jika dibiarkan, ini dapat memengaruhi kualifikasi akademik dan profesionalnya di masa depan.

Annisa mengatakan, anak-anak yang mengalami kelaparan ayah memiliki harga diri yang rendah, sehingga mempengaruhi keberhasilan akademiknya. Oleh karena itu, kesuksesan akademik anak tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi juga ayah.

4. Masalah kesehatan fisik

Anak-anak yang mengalami kelaparan ayah dilaporkan memiliki masalah kesehatan fisik. Mereka umumnya mengalami gejala dan gangguan kesehatan psikosomatis seperti nyeri akut dan kronis, asma, sakit kepala, dan nyeri perut.

BERIKUTNYA: Cacat mental

Similar Posts